Memahami Konsep MVC Dalam Pemrograman Website

Memahami konsep MVC dalam pemrograman website

Pernahkah Anda mendengar istilah MVC (Model-View-Controller) dalam pemrograman website? Bagi sebagian orang mungkin pernah mendengarnya, namun banyak juga mereka yang belum mendengar istilah ini.

Sama halnya seperti saya, sebenarnya konsep MVC ini sudah saya pelajari pada waktu kuliah dulu namun kurang saya pahami. Barulah saat ini saya pelajari dan ingat kembali mengenai MVC.

Apabila Anda terbiasa menggunakan konsep prosedural dalam pemrograman website akan sedikit mengalami kesulitan ketika mempelajari dan menggunakan konsep MVC.

Apa sih MVC itu?

MVC (Model-View-Controller) merupakan suatu metode dalam pembuatan sebuah aplikasi/sistem informasi dengan memisahkan antara data (Model), tampilan/user interface (View), dan bagaimana cara memprosesnya (Controller).

  • Model, mewakili struktur data dalam hal ini basis data. Model berisi fungsi-fungsi yang digunakan pengguna untuk mengakses basis data, contohnya adalah fungsi CRUD dan pencarian.
  • View, bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Dapat dikatakan view merupakan halaman website yang menyediakan akses bagi pengguna untuk berinteraksi atau melakukan request kedalam sistem.
  • Controller, bagian ini menjadi penghubung antar Model dengan View. Berisi perintah-perintah untuk memproses data dan mengirimkannya ke halaman website.

Untuk lebih jelasnya dapat Anda lihat pada ilustrasi dibawah ini:

Memahami konpse MVC dalam pemrograman website

Dari ilustrasi diatas, dapat dijelaskan bahwa pengguna melakukan request terhadap sistem, controller mengambil request tersebut dari view selanjutnya mengirimkan request ke model. Model akan merespon request yang diterima dan mengirimkan informasi ke view (dalam hal ini pengguna) melalui controller.

Kelebihan menerapkan konsep MVC dalam pemrograman salah satunya adalah dapat mempersingkat waktu pengerjaan sebuah proyek. MVC familiar dengan pemrograman website yang menggunakan framework, contohnya CodeIgniter dan laravel.

Demikian penjelasan konsep MVC, semoga dapat bermanfaat dan dapat lebih memahami penerapan MVC didalam pemrograman berbasis website.

Referensi: diambil dari berbagai sumber.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s